▴Selamat datang di website resmi Puskesmas Wirun Kutoarjo▴
- Pendampingan DSOG
- Puskesmas Gelar Mini Lokakarya Bulanan, Bahas Layanan 6 Bidang SPM dan Capaian Kinerja
- Data Sarana dan Alat Kesehatan Puskesmas Dicek Dinkes, Ini Tujuannya
- MONITORING EVALUASI MUTU
- HASIL IKM TRIWULAN III TAHUN 2026
- G30S/PKI
- Tingkatkan Kapasitas Kader, Desa Tunggorono Gelar Penyuluhan dan Pelatihan Kader Kesehatan
- ACF TBC
- PENCAPAIAN INDIKATOR MUTU NASIONAL (INM)
- MINI LOKAKARYA LINTAS BULANAN 2026
GERCEP MAS
Inovasi
GERCEPMAS (Gerak Cepat Pendaftaran Puskesmas) lahir sebagai solusi atas
permasalahan klasik dalam pelayanan kesehatan, khususnya di Puskesmas Wirun.
Selama ini, sistem pendaftaran manual sering menimbulkan antrean panjang,
keterlambatan pelayanan, serta ketidaknyamanan bagi pasien yang harus menunggu
lama hanya untuk memperoleh nomor antrean. Kehadiran GERCEPMAS menjadi bentuk
transformasi digital di bidang kesehatan yang berfokus pada kemudahan,
efisiensi, dan kepuasan masyarakat.
Konsep utama dari GERCEPMAS adalah memanfaatkan aplikasi WhatsApp, sebuah platform komunikasi yang sudah sangat akrab digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Puskesmas menyediakan nomor resmi khusus layanan pendaftaran, di mana pasien cukup mengirimkan pesan dengan format standar seperti nama, NIK, jenis layanan, serta tanggal dan waktu kunjungan. Sistem ini dirancang agar pasien dapat mendaftar kapan saja dan dari mana saja tanpa perlu hadir langsung ke loket pendaftaran.
Untuk
menjamin kelancaran proses, GERCEPMAS dilengkapi dengan fitur auto-reply yang
memberikan respon awal secara otomatis. Selanjutnya, petugas administrasi akan
memverifikasi data, menginputnya ke dalam sistem informasi puskesmas (SIMPUS),
lalu mengirimkan konfirmasi berupa jadwal pelayanan dan nomor antrean. Dengan
demikian, pasien datang sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga pelayanan
menjadi lebih tertib, cepat, dan terorganisir.
Inovasi
ini juga menekankan pada prinsip kemudahan akses, interaktif, efisiensi, serta
real-time. Penerapan GERCEPMAS tidak hanya memberi manfaat bagi pasien, tetapi
juga membantu petugas pendaftaran dalam mengurangi beban kerja administratif.
Data pasien yang masuk pun lebih rapi, terdokumentasi secara digital, dan
mengurangi penggunaan kertas sehingga mendukung konsep paperless.
Berikut dokumen terkait Inovasi NGOYAK MAS DENI
SK Inovasi
SK Tim Inovasi
Sosialisasi Inovasi
Aplikasi terkait
Dokumentasi Inovasi
